Destilasi
Yup,,,
Karena adanya kebijakan dari dosen mata kuliah Operasi Pemisahan Bertingkat saya yang mengharuskan setiap mahasiswa di kelasnya memiliki blog yang diisi artikel berbau ke-ilmiah-an,berikut saya sertakan artikel yang berhasil saya dapatkan.
Semoga bermanfaat!!^^
A.Destilasi
Destilasi atau penyulingan adalah suatu proses penguapan yang diikuti pengembunan.Distilasi dilakukan untuk memisahkan suatu cairan dari campurannya apabila komponen lain tidak ikut menguap (titk didih lain jauh lebih tinggi).Misalnya adalah pengolahan air tawar dari air laut.
B.Destilasi Bertingkat
Untuk memisahkan dua jenis cairan yang sama-sama mudah menguap dapat dilakukan dengan destilasi bertingkat.Destilasi bertingkat sebenarnya adalah suatu proses destilasi berulang.Proses berulang ini terjadi pada kolom fraksional.Kolom fraksional terdiri atas beberapa plat dimana pada setiap plat terjadi pengembunan.Uap yang naik plat yang lebih tinggi lebih banyak mengandung cairan yang lebih atsiri (mudah menguap) sedangkan cairan yang yang kurang atsiri lebih banyak dalam kondensat. Contoh destilasi bertingkat adalah pemisahan campuran alkohol-air (lihat gambar di bawah),titik didih alkohol adalah 78*C dan titik didih air adalah 100*C.Campuran tersebut dicampurkan dalam labu didih.Pada suhu sekitar 78*C alkohol mulai mendidih tetapi sebagian air juga ikut menguap.Oleh karena alkohol lebih mudah menguap,kadar alkohol dalam uap lebih tinggi daripada kadar alkohol dalam campuran semula.Ketika mencapai kolom fraksionasi,uap mengembun dan memanaskan kolom tersebut.Setelah suhu kolom mencapai 78*C,alkohol tak lagi mengembun sehingga uap yang mengandung lebih banyak alkohol naik ke kolom di atasnya,sedangkan sebagian air turun ke dalam labu didih.Proses seperti itu berulang beberapa kali (bergantung pada banyaknya plat dalam kolom),sehingga akhirnya diperoleh alkohol yang lebih murni.Contoh lain dari Destilasi bertingkat adalah pemurnian minyak bumi,yaitu memisahkan gas,bensin,minyak tanah, dan sebagainya dari minyak mentah.
Macam-Macam Destilasi :
1. Distilasi Sederhana, prinsipnya memisahkan dua atau lebih komponen cairan berdasarkan perbedaan titik didih yang jauh berbeda.
2. Distilasi Fraksionasi (Bertingkat), sama prinsipnya dengan dis.sederhana, hanya dis.bertingkat ini memiliki rangkaian alat kondensor yang lebih baik, sehingga mampu memisahkan dua komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang berdekatan.
3. Distilasi Azeotrop, memisahkan campuran azeotrop (campuran dua atau lebih komponen yang sulit di pisahkan), biasanya dalam prosesnya digunakan senyawa lain yang dapat memecah ikatan azeotrop tsb, atau dengan menggunakan tekanan tinggi.
4. Distilasi Kering : memanaskan material padat untuk mendapatkan fasa uap dan cairnya. Biasanya digunakan untuk mengambil cairan bahan bakar dari kayu atau batu bata.
5. Distilasi vakum: memisahkan dua kompenen yang titik didihnya sangat tinggi, motede yang digunakan adalah dengan menurunkan tekanan permukaan lebih rendah dari 1 atm, shg titik didihnya juga menjadi rendah, dalam prosesnya suhu yang digunakan untuk mendistilasinya tidak perlu terlalu tinggi.
SUMBER :
1.WWW.Chem-is-try.org 2.Purba,Michael.2004.Kimia Untuk SMA Kelas X.Jakarta : Erlangga
Rabu, 22 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wah,,, keliatan nih cuma ngambil dari sumber lainnya... he he he
BalasHapusFollow my blog: http://tugasopb.blogspot.com
bener-bener anak OPB banget dah..
BalasHapusartikelnya tentag OPB banget..
wah,,artikelmu panjang banget trus udah banyak..tapi bermanfaat banget..
BalasHapusbenar2 ketua kelas yang handal..
info tentang distilasinya lengkap,,udah kayak kalau dosen ngasih..hehehe...
duh,,
BalasHapusitu artikel kenapa kayak catatan OPBqu y??
he..
tapi tak apalah, untuk menambah kelengkpan catatanQu..
benar2 blog OPB..
;D
ummm....
BalasHapusyang distilasi keringnya masih belum kebayang yas...
belum pernah dibahas di kelas ya?
kasih contoh dong yas
yang simple tapi nyambung dan bisa dibayang
*dibayangkan, maksudnya...
BalasHapusbagu2s artikelna sepertina saudara serius sakali mengerjakan tgs ini hehhheheeh.stuju ma tete eh teta hehe
BalasHapushallo translator. . .
BalasHapuskok aq g kehabisan ide y bwt ngsih coment dblog qm??
hee
artikelna mirip apa yAh??heee...
BalasHapusbetewe tyaz contoh industri yang mengaplikasikan alat ini di industri apa ja Yah?? ^_^
serius banget.....
BalasHapusterlalu kompleks